25 Mei 2013

Jelang Pemilu AU: Politisi Australia belajar gunakan jejaring sosial dari Obama

Menjelang pemilhan umum di Australia, sejumlah politisi mulai mempelajari bagaimana memanfaatkan jejaring sosial sebagai salah satu alat kampanye. Salah satunya adalah dengan belajar dari Obama, yang kembali terpilih sebagai presiden AS dan dianggap sukses menggunakan jejaring sosial untuk menjaring suara.


Pemilihan Umum (Pemilu) di Australia akan digelar beberapa bulan lagi.
Kini sejumlah politisi dan partai mendapatkan tekanan untuk dapat mempromosikan keunggulannya dengan harapan dapat mendulang suara.
Salah satu yang media yang dianggap dapat membantu kegiatan kampanye adalah jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter.
Mengingat penggunaan jejaring sosial yang sedang berkembang pesat dalam tiga tahun terkahir,maka masa kampanye pemilihanumum di Australia kali ini akan berbeda dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.
Para politisi di Australia masih harus belajar bagaimana memanfaatkan peluang-peluang baru yang ditawarkan oleh jejaring sosial. Salah satunya dengan mempelajari kesuksesan Barack Obama dalam jejaring sosial, yang mengantarkan dirinya terpilih kembali sebagai presiden Amerika Serikat.
Tim sukses Obama dianggap telah memanfaatkan jejaring sosial dan mencetak rekor baru dalam menjaring wargaAmerika melalui telepon genggam, email, video online, dan situs internet.
Tetapi caranya tidak hanya sekedar menggunakan jejaring sosial yang sudah ada sepeti Facebook dan Twitter, ratusan pakar digital dikerahkan untuk mecari strategi lainnya.
Salah satunya adalah dengan meminta pendapat warga Amerika Serikat yang merasakan dampak positif dari kebijakan-kebijakan Obama selama menjadi presiden.
Strategi tersebut berhasil, kisah-kisah tersebut kemudian disebar melalui internet dan beberapa diantaranya menjaring mereka yang sebelumnya belum menentukan suara.
Sementara itu di Australia, Simeon Duncan, yang pernah menjadi penasehat kampanye digital Tony Abbott mengatakan ada beberapa keuntungan dengan menggunakan jejaring sosial.
"Untuk benar-benar bisa meningkatkan performa kampanye, untuk mempercepat bangaimana menanggapi kejadian tertentu, untuk dapat terlibat dalam acara tertentu, juga tentunya untuk memperkuat pesan kampanye itu sendiri," ujar Simeon.
"Pelajaran dari Obama adalah bahwa dunia digital harus menjadi fokus utama dari kampanye, tidak hanya sekedar sebagai faktor tambahan," tambahnya.
Menurutnya, beberapa materi berbau politik di Australia sudah langsung diunggah ke YouTube, sepeti saat Partai Liberal memcemooh pemerintahan PM Julia Gillard atau saat Anggaran Pendapatan dan Belanja diumumkan.
"Materi-materi yang ada tidak hanya untuk disiarkan kepada pendukungnya, tapi agar para pendukung untuk berbagi dengan teman-teman mereka. Dan orang hanya akan berbagi materi tersebut jika terlihat menarik, informasi atau lucu."

0 komentar:

Poskan Komentar

More on this category »