21 April 2013

Dialog Papua–Indonesia Harus Menjadi Agenda Legislatif

JDP
PAPUAN, Manokwari — Pembicaraan tentang rencana penyelenggaraan dialog Papua-Indonesia kini sudah mendapat respon poisitif dari pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono.

Demikian pula sejumlah pemerintah negar asing di dunia telah memberi respon yang sangat positif atas rencana digelarnya dialog tersebut, karena merupakan suatu media yang dapat diterima dalam sistem penyelesaian konflik di duni internasional.

“Berkenaan dengan itu, maka hendaknya sejumlah tokoh politik yang kini sedang mengajukan diri dan mendaftar serta hendak maju sebagai wakil rakyat melalui DPR maupun DPD dan DPRP serta DPR PB maupun DPRD Kabupaten/Kota di Papua dan Papua Barat, hendaknya merespon dan memahami dengan sungguh aspirasi politik rakyat Papua tentang dialog Papua-Indonesia tersebut,” ujar Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi suarapapua.com, Minggu (21/4/2013) tadi.

Menurut Warinussy, penyelenggaraan dialog merupakan suatu pilihan rakyat Papua dalam upaya kearah penyelesaian konflik sosial-politik, yang sudah berkepanjangan dan terus-menerus menimbulkan korban di pihak rakyat dan aparat pemerintah, serta aparat TNI/POLRI selama hampir 50 tahun terakhir ini.

“Saya kira adalah sangat baik pula, jika sejak sekarang para calon anggota legislatif yang telah dan akan mencalonkan diri selaku wakil rakyat dari Tanah Papua harus segera melakukan pendekatan sosial dan bertemu dengan para tokoh politik dari berbagai faksi perjuangan di Tanah Papua,” ajak pengacara senior ini.

Pembicaraan tersebut, lanjut Warinuss, nantinya diharapkan dapat memberi manfaat berupa perolehan masukan-masukan yang penting bagi para calon wakil rakyat untuk kelak dapat ikut berpartisipasi dalam mendorong terlaksananya Dialog tersebut ketika duduk di kursi terhormat di parlemen.

“Satu hal penting yang patut diingat bahwa Dialog sudah menjadi pilihan rakyat Papua dan sudah mendapat respon politik dari berbagai negara asing di dunia internsional secara positif, bahkan mereka mendukung pelaksanaannya, sehingga tidak ada pihak manapun yang bisa menolak untuk ikut mendorongnya, termasuk calon-calon wakil rakyat di Tanah Papua,” tegasnya lagi.

Warinussy juga menghimbau kepada para calon wakil rakyat untuk dapat memahami dengan sungguh masalah-masalah yang dirumuskan oleh rakyat Papua sebagai akar soal penyebab terjadinya konflik sosial-politik berkepanjangan di Tanah Papua.

Juga, sekaligus dapat ikut mendorong bagaimana cara merumuskan format dan materi yang akan dibawa untuk dibahas di dalam Dialog itu sendiri.

OKTOVIANUS POGAU - http://suarapapua.com/
 

0 komentar:

Poskan Komentar

More on this category »